Sitemap

Meninggalkan Tanpa Berpaling

May 21, 2025
Press enter or click to view image in full size
www.pexels.com

Ia datang seperti hembusan angin
membawa damai atas nama kasih

Musim semi datang lebih awal
untuk jiwa yang sudah lama berlari
dari badai salju yang beku dan kelabu

Aku merasakannya
Sungguh…
hangat matahari di kulitku
atau embun pagi yang menemani langkah-langkah kecil nan lemah
atau senja yang perlahan memberi rona
pada pipi yang awalnya pucat

Aku panjatkan rasa syukur
kepada pemilik semesta
untuk cinta yang datang tanpa syarat
tanpa tuntutan

Namun…

Langkahku menjauh
dan bukan karena tak hadir
bukan pula karena tak peduli
tapi karena aku tak benar-benar tahu
bagaimana caranya tetap tinggal
tanpa meninggalkan perih
di tempat-tempat yang tak seharusnya kau terluka

Aku tahu rasanya menjadi puing
namun tetap berdiri tegak
seperti bangunan yang tak luluh lantak

Tak banyak yang tahu
bahwa dadaku memanggul langit
dan aku nyaris lupa
rasanya bernafas
tanpa rasa terpidana

Thank you for reading!

-Paper White-

--

--

Paper White
Paper White

Written by Paper White

Just someone who writes to feel a little lighter